aku blom sampai

damn…
kotak-kotak kecil yang tersusun teratur ini manggilku untuk menyusun huruf di satu kotak yang bercahaya
meski sampai lilin meleleh habispun aku masih diam terpaku
entah pembuktian apa lagi yang aku ingin pertontonkan
mungkin aku hanya sebutir pasir di tengah bentangan pasir pantai yang memiliki karakter yang sama
bukan ingin terlihat seperti pencakar langit
bukan juga ingin terlihat seperti roket yang mencuat
kata orang pendengaranku seakan mati rasa
suara bising dan teriakan seakan tak dengar
bukan tak dengar tapi tak terdengar kawan…
maaf mungkin anda….
kurang lantang atau kurang menor sehingga ku tak menoleh ke arah mu
bukan aku tak perduli, tapi aku berjalan dengan jalanku dengan tujuan yang sama
meraih papan besar berkilauan di persimpangan jalan yang membuatku menyipit
jika sudah waktunya aku akan bisikkan satu kata yang ingin ku katakan
aku akan pertontonkan meski tidak aku katakan
dan pengertian akan anda dapatkan….

Leave a Reply